DPRD | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Grobogan

Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021 nantinya tak jauh beda dengan Tahun sebelumnya. Itu terlihat dalam kebijakan umum APBD dan Prioritas dan Plafon Anggaran sementara (KUA-PPAS) 2021. Banyaknya, pengalihan Anggaran atau Refocusing akibat Pandemi Covid-19 menjadi penyebab bakal banyak Kegiatan yang dialokasikan kembali di Tahun 2021. Ketua DPRD Kabupaten Grobogan Agus Siswanto, S.Sos mengungkapkan hal itu. ‘’Pekerjaan Pembangunan yang tidak bisa dikerjakan akibat Pandemi Covid-19 dianggarkan kembali di RAPBD Tahun 2021. Jadi masih banyak PR yang harus diselesaikan, pembangunan Infrastruktur, Fasilitas Pendidikan, Kesehatan, dan Publik, serta Pelayanan Publik,” kata Agus Siswanto, S.Sos. Politisi PDI-Perjuangan itu menyebutkan pada 2021 nanti fokus pekerjaan masih pada Pembangunan Infrastruktur. Dimana, Infrastruktur jalan di Kabupaten Grobogan masih banyak titik-titik yang belum tertangani. Meski fokus Penggunaan Anggaran masih pada Pembangunan Infratruktur jalan, sektor lainnya tetap menjadi perhatian. Program-program di Bidang Pendidikan, Pelayanan Kesehatan, dan Fasilitas Publik juga menjadi sasaran. ‘’Fokus pembangunan nanti masih pada Infrastruktur Jalan. Karena jalan Kabupaten Grobogan belum mulus 100 persen. Masih ada kurang dari 20 persen yang belum mulus. Namun, bidang Pendidikan seperti perbaikan ruang kelas juga harus menjadi perhatian,” ujar Ketua Badan Anggaran DPRD Grobogan itu. Sekretaris Daerah Grobogan Moch. Sumarsono mengatakan KUA-PPAS Tahun 2021 dirancang, dengan asumsi Dana Alokasi Umum (DAU) mengalami penurunan. Targetnya, kegiatan 2021 nanti untuk melakukan pemulihan ekonomi karena Pandemi Covid-19 serta meneruskan Pembangunan. ‘’Total sekitar Rp. 150 milyar kami ajukan untuk pemulihan ekonomi akibat Pandemi Covid-19. Bentuknya beragam program kegiatan di masing-masing OPD. Selain itu, Anggaran untuk meneruskan Pembangunan selama ini, seperti Infrastruktur Jalan, Fasilitas Kesehatan dan Pendidikan,” ujarnya.