Ketua DPRD Grobogan Hadiri Launching E-Retribusi Pasar Rakyat dan Nobar Final Piala Dunia 2026
Ketua
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Grobogan, Hj. Lusia Indah
Artani, SE, MM, menghadiri acara peluncuran (launching) e-retribusi
Pasar Rakyat yang dirangkaikan dengan nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia
FIFA 2026. Acara yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Grobogan melalui
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) ini dipusatkan di Alun-Alun
Purwodadi pada Minggu malam, 19 Juli 2026.
Kegiatan
strategis ini diawali dengan prosesi registrasi undangan pada pukul 20.00 WIB.
Sebelum acara utama dimulai, Hj. Lusia Indah Artani bersama Bupati Grobogan,
jajaran Forkopimda, serta tamu VIP lainnya terlebih dahulu transit di Ruang
Transit Bupati sebelum bersama-sama menuju ke lokasi utama di Alun-Alun
Purwodadi.
Acara
formal dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa,
serta laporan dari Kepala Disperindag Kabupaten Grobogan selaku ketua panitia.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Pimpinan Bank Jateng Cabang
Purwodadi selaku mitra perbankan daerah, serta sambutan langsung dari Bupati
Grobogan yang sekaligus meresmikan peluncuran sistem digitalisasi e-retribusi
Pasar Rakyat.
Sebagai
Pimpinan Legislatif, kehadiran Hj. Lusia Indah Artani menjadi bentuk dukungan
penuh DPRD Kabupaten Grobogan terhadap program Digitalisasi Daerah. Penerapan
e-retribusi ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi, efisiensi, serta
optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pasar Rakyat di Kabupaten
Grobogan.
Setelah
seluruh rangkaian seremonial peluncuran dan sesi foto bersama selesai, acara
dilanjutkan dengan sesi ramah tamah, podcast, serta hiburan interaktif.
Memasuki tengah malam, suasana Alun-Alun Purwodadi semakin meriah dengan
diadakannya fun game sebelum acara puncak, yaitu Nonton Bareng Final
Piala Dunia FIFA 2026 yang dimulai pada pukul 02.00 WIB hingga selesai. Acara
berlangsung dengan tertib dan mendapatkan antusiasme yang tinggi dari segenap
unsur pemerintahan serta masyarakat yang memadati lokasi. Humas-Setwan