Ketua DPRD Grobogan Hadiri Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III di Tambahrejo
Ketua
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Grobogan, Hj. Lusia Indah
Artani, SE, MM, menghadiri langsung Upacara Pembukaan Program TNI Manunggal
Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2026. Kegiatan bertema "TMMD
Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa" ini dipusatkan di
Lapangan Desa Tambahrejo, Kecamatan Wirosari, pada Rabu (15/07/2026).
Upacara
seremonial tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Grobogan, H. Sugeng
Prasetyo, SE, MM, serta dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah
(Forkopimda), perwakilan Kodim 0717/Grobogan, Polres Grobogan, serta pejabat di
lingkungan Pemkab Grobogan.
Program TMMD
Sengkuyung Tahap III ini difokuskan pada sasaran fisik berupa percepatan
pembangunan infrastruktur perdesaan, salah satunya adalah target pengecoran
jalan sepanjang 600 meter di Desa Tambahrejo. Selain proyek fisik, TMMD kali
ini juga menyasar program non-fisik seperti penyuluhan bela negara, edukasi
kesehatan masyarakat, hingga penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Di sela-sela
peninjauan lokasi, Ketua DPRD Grobogan Hj. Lusia Indah Artani menyampaikan
apresiasi yang tinggi terhadap program kemanunggalan TNI dengan rakyat ini. Ia
menegaskan komitmen lembaga legislatif untuk terus mengawal dan mendukung
anggaran program yang berdampak langsung pada kesejahteraan Masyarakat Desa.
"TMMD bukan
sekadar membangun jalan atau infrastruktur fisik, melainkan wadah nyata untuk
merawat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Ketika akses desa terbuka dan bagus, ekonomi warga tentu akan bergerak lebih
cepat," ujar Lusia Indah Artani.
Politisi
perempuan dari fraksi PDI Perjuangan ini juga menambahkan bahwa kolaborasi
lintas sektoral antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan Legislatif merupakan
kunci utama keberhasilan pemerataan pembangunan di Kabupaten Grobogan.
Pelaksanaan
upacara pembukaan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif, serta mendapat
sambutan yang sangat antusias dari warga desa setempat. Humas-Setwan