Ketua DPRD Kabupaten Grobogan Hadiri Rembug Paripurna Daerah KTNA 2026, Siap Kawal Kebijakan Berbasis Kesejahteraan Petani




Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Grobogan, Hj. Lusia Indah Artani, S.E., M.M., menghadiri pembukaan Rembug Paripurna (Rempar) Daerah Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Grobogan. Agenda musyawarah tertinggi ini dilaksanakan di Symphoni Ballroom Front One Hotel, Jalan Gadjah Mada No. 89, Purwodadi, Selasa (4/8/2026). Kehadiran pimpinan parlemen ini menegaskan komitmen legislatif dalam mendukung penuh penguatan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat Grobogan.

Rembug Paripurna Daerah merupakan forum institusional tertinggi KTNA yang diselenggarakan setiap lima tahun sekali. Agenda utama dalam kegiatan ini meliputi penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan lama, perumusan garis besar program kerja, penyusunan rekomendasi kebijakan eksternal, serta suksesi kepemimpinan untuk periode 2026–2031.

Di sela-sela jalannya forum, Ketua DPRD Grobogan mengapresiasi eksistensi KTNA sebagai jembatan komunikasi yang efektif antara pelaku utama di lapangan dengan pemangku kebijakan. Pihaknya menyatakan siap mengawal setiap rekomendasi kebijakan yang dihasilkan dalam Rempar ini agar dapat diakomodasi ke dalam produk hukum maupun program kerja daerah.

"KTNA adalah mitra strategis bagi DPRD dalam menyerap aspirasi langsung dari petani, peternak, dan nelayan. Kami di jajaran legislatif berkomitmen memastikan regulasi, fungsi pengawasan, dan penganggaran daerah senantiasa berpihak pada pemenuhan hak-hak petani, mulai dari kepastian ketersediaan pupuk, pembangunan infrastruktur irigasi, hingga stabilitas harga jual komoditas saat panen raya," ujar Ketua DPRD.

Acara yang dimulai sejak pukul 09.30 WIB ini dibuka secara resmi oleh Bupati Grobogan Setyo Hadi. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong dan disaksikan oleh seluruh elemen undangan penting yang hadir. Di antaranya adalah Ketua KTNA Provinsi Jawa Tengah Dr. Ir. Ahmad Sofyan, MM, Plt. Ketua KTNA Grobogan Hardiono, S.IP, serta jajaran Kepala Dinas terkait. Jajaran dinas yang hadir meliputi Dinas Pertanian, Dinas Peternakan dan Perikanan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas Koperasi dan UMKM.

Lebih lanjut, Ketua DPRD Grobogan juga menekankan pentingnya organisasi tani dalam merespons tantangan modernisasi sektor agraris. Di tengah ancaman perubahan iklim dan pergeseran teknologi, KTNA diharapkan mampu mengedukasi anggotanya agar melek digitalisasi pertanian serta mempercepat penyerapan inovasi pascapanen guna meningkatkan nilai tambah produk lokal.

"Kita harus mendorong sektor ini menjadi lebih menarik bagi generasi muda melalui konsep smart farming. Pengurus yang terpilih untuk periode 2026–2031 harus adaptif, solid, dan mampu membawa angin segar bagi dunia pertanian di Grobogan," tambahnya.

Setelah prosesi pembukaan, rangkaian sidang pleno dilanjutkan dengan pembahasan tata tertib dan laporan pertanggungjawaban kepengurusan yang dipimpin langsung oleh Pimpinan Sidang. Memasuki siang hari, forum memasuki tahap krusial yaitu pemilihan Ketua KTNA Kabupaten Grobogan yang baru melalui mekanisme musyawarah mufakat oleh Tim Formatur.

Rangkaian acara ditutup secara resmi pada pukul 14.00 WIB setelah dilaksanakan pelantikan pengurus KTNA Kabupaten Grobogan terpilih periode 2026–2031 oleh Ketua KTNA Provinsi Jawa Tengah. Seluruh tahapan acara berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan demi kemajuan petani serta nelayan di Kabupaten Grobogan. Humas-Setwan

 


Dapatkan Data yang Anda Cari